fbpx

Kisah Sukses Erigo, Dari Depok Hingga Ke New York!

Muhammad Sadad - Kisah Sukses Erigo

Brand lokal milik Muhammad Sadad, Erigo, belakangan viral karena iklannya dipasang di tengah kota New York. Kota yang dijuluki sebagai kota yang tidak pernah tidur ini menjadi tempat Erigo mengiklankan produknya. Hal tersebut merupakan langkah awal dari kisah sukses Erigo. Pertanda bahwa brand lokal ini akan hadir dan berkembang di pasar yang lebih luas dan bergengsi.

Hal tersebut tentunya disambut hangat oleh netizen Indonesia dengan menunjukkan berbagai respon positif di kolom komentar Instagram Erigo. Seperti mengucapkan selamat, mendoakan kesuksesan Erigo, hingga ada yang mengungkapkan rasa bangga karena ada brand lokal yang bisa go international.

“Ini bukan pencapaian akhir, melainkan titik awal perjalanan kami untuk terus berkembang dan memperluas bisnis Erigo. Bagi kami, sebuah kebanggaan dapat menampilkan brand Indonesia. Tapi masih banyak mimpi-mimpi yang ingin kami capai untuk membawa Erigo agar dikenal hingga negara-negara lain. Untuk menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi besar.”

– Muhammad Sadad, CEO Erigo.

Profil Singkat Muhammad Sadad, CEO Erigo

Sebelum lebih lanjut, yuk kita kenalan dulu dengan Muhammad Sadad. Sosok penting yang merupakan pendiri sekaligus CEO Erigo.

Biodata dan Profil

Nama lengkap: Muhammad Sadad

Tempat asal: Aceh

Tanggal lahir: 15 Juni 1990

Umur: 30 tahun

Agama: Islam

Pekerjaan: Entrepreneur

Pendidikan: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Akun Instagram: @sadadd

Pria kelahiran Aceh, 15 Juni 1990 ini sudah aktif dan memulai bisnis clothing nya sejak tahun 2010. Minatnya di bidang bisnis sudah terlihat saat ia duduk di bangku SMA. Setelah masuk kuliah dan memilih untuk berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, minat bisnisnya pun kian membesar.

Setelah mengenal CEO Erigo, yuk kita intip kisah sukses Erigo dari awal perjalanannya sampai bisa ke New York!

Billboard Erigo di New York - Kisah Sukses Erigo

Kisah Perjalanan Erigo

Prestasi yang diraih oleh Erigo tidak diraih dengan mudah. Sadad menempuh jalan yang berliku dari tahun 2011 yang bermula di sebuah apartemen di Depok. Pada saat itu Sadad masih belum memiliki staf atau tim tetap.

Tahun 2013 merupakan tahun kelahiran Erigo dan mendeklarasikan dirinya sebagai perusahaan yang bergerak di bidang fashion. Di awal perjalanannya, Erigo mengusung tema batik. Namun dengan beberapa pertimbangan, mereka mengubah konsep dan temanya menjadi casual fashion.

Meskipun penjualan offline pada saat itu masih menjadi pemasukan terbesar, Erigo melakukan perluasan pasar dengan cara membuat webstore. Dengan tujuan untuk dapat menjangkau seluruh calon pembeli di Indonesia.

Selain itu, Sadad juga memberanikan diri untuk mengikuti berbagai event pada saat Erigo masih berumur 2 bulan. Sadad terjun langsung ke lapangan hingga rela tidur di mushola mall dan mandi di toilet umum pom bensin. Hal tersebut ia lakukan dengan tujuan untuk memangkas biaya.

Jakcloth Ramadhan

Dengan melakukan berbagai upaya seperti melakukan promosi di banyak acara luring, Sadad pun akhirnya memutuskan untuk melebarkan sayap Erigo. Dia memutuskan untuk bergabung ke beberapa online marketplace yang ada di Indonesia seperti Shopee dan Tokopedia pada tahun 2017. Hal ini tentunya membuat Erigo lebih dikenal oleh masyarakat luas yang memberikan dampak positif pada sisi pertumbuhan dan penjualan Erigo.

“Sebuah perjalanan panjang hingga kami bisa sampai di titik ini. Mulai Erigo lahir, hanya memiliki tenaga 11 orang dengan kawasan di Parung. Hingga saat ini kami bisa meraih salah satu pencapaian luar biasa.”

– Muhammad Sadad, CEO Erigo

Epic Comeback

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat buruk terhadap bisnis Erigo, sehingga di awal-awal pandemi, dia terpaksa harus mengurangi jumlah karyawan.

Dengan strategi marketing yang tepat dan menjalin kerjasama dengan influencer, memberikan angin segar kepada Erigo sehingga bisnisnya kembali hidup. Selain itu, Erigo mempererat kerjasamanya dengan Shopee dan Tokopedia dengan melakukan promo seperti cashback dan potongan harga. Sehingga memberikan pengaruh yang signifikan dalam segi penjualan. Di sepanjang 2020, Erigo mengalami peningkatan pemesanan hingga lebih dari 10 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kini authorized store Erigo sudah tersebar di beberapa kota besar di Indonesia seperti Yogyakarta, Malang, Kendari, Tangerang, Banjarmasin, dan Palembang. Bahkan produk Erigo pun sudah bisa dibeli di Thailand, Malaysia, Singapura dan Filipina.

Konsumen luar negeri yang mayoritas berasal dari negara Singapura dan Malaysia pun memberikan respon positif. Mereka menyuka chino pants dan coach jacket yang di rilis oleh Erigo.

Dengan Bantuan Shopee Erigo Mewakili Indonesia di NYFW 2021

Setelah sukses merajai pasar lokal, Erigo kembali melebarkan sayapnya dengan mengikuti salah satu fashion event bergengsi. Event tersebut adalah New York Fashion Week atau NYFW. Tidak sendiri, Erigo juga membawa beberapa selebritas tanah air sebagai bentuk kolaborasi.

Hal ini tentunya mendapat apresiasi yang baik dari pemerintah Indonesia atas prestasi yang diraihnya. Salah satunya, Kemenparekraf akan memberikan bantuan kepada Erigo untuk kembali mengikuti New York Fashion Week Spring/Summer 2022.

Press Conference

CEO Erigo, Muhammad Sadad berharap perjalanan Erigo hingga pada titik ini dapat menjadi inspirasi bagi local brand lainnya. Bahwa mereka juga dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat fashion.

Nah, itu lah kisah sukses Erigo. Ayo kita dukung terus local brands Indonesia agar bisa bersaing dengan brand luar negeri!

Leave a Comment

Your email address will not be published.